, ,

4 Bencana Rawan saat Musim Hujan, BPBD Palopo Imbau Warga Waspada

oleh -582 Dilihat

Palopo – 4 Bencana Rawan saat Musim Hujan, BPBD Palopo Imbau Warga Waspada. Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Plt Kepala BPBD Palopo, Rachmad, menyebut ada empat jenis bencana rawan terjadi saat musim hujan. Yakni angin puting beliung, banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor. “Palopo memang tidak masuk kategori siaga bencana nasional, tapi kami tetap imbau warga berhati-hati. Potensi bencana tetap ada, terutama saat hujan deras dan angin kencang,” ujar Rachmad, Rabu (29/10/2025).

Ia menyebut beberapa titik rawan genangan air saat hujan deras, seperti Nyiur, Jalan Cakalang, dan Jalan H Hasan. “Genangan biasanya karena drainase tersumbat atau tidak mampu menampung air. Kami imbau warga rutin membersihkan saluran air di sekitar rumah,” tambahnya.

Tanah longsor juga mengancam wilayah berkontur miring, seperti Kecamatan Mungkajang dan Wara Barat, terutama saat hujan berintensitas tinggi. Pohon tumbang akibat angin kencang kerap terjadi di lokasi padat lalu lintas, seperti Sampoddo, Jalan Andi Djemma, dan Jalan Dr Ratulangi.

Dalam beberapa hari terakhir, BPBD mencatat empat kasus pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. “Setiap malam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD patroli ke wilayah rawan untuk memantau kondisi dan memastikan tidak ada potensi bahaya,” jelasnya. Ia juga mengingatkan warga memeriksa kondisi pohon besar di sekitar rumah.

Jika ditemukan pohon rapuh atau miring, segera laporkan ke pihak terkait agar ditangani sebelum menimbulkan korban. Salah satu warga, Samsul, mengapresiasi langkah BPBD yang rutin berpatroli. Alhamdulillah BPBD selalu waspada. Semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Palopo lebih siap menghadapi musim hujan tahun ini.

Baca Juga :  Puluhan Siswa SMPN 9 Palopo Keracunan Makanan Kantin, Kepsek Ancam Sanksi ke Pengelola

4 Bencana Rawan
4 Bencana Rawan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan pada musim hujan yang mulai berlangsung saat ini.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada November 2025. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan bencana alam di Kabupaten, seperti tanah longsor dan banjir, karena letak geografis wilayah ini yang dikelilingi perbukitan dan sungai. “Ya, musim hujan memang maju, di Lebak puncaknya November. Warga yang tinggal di daerah perbukitan dan aliran sungai mesti meningkatkan kewaspadaan khususnya saat hujan turun pada malam hari.

Karena saat rawan terjadi tanah longsor dan banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Febby Rizky Pratama, Selasa (23/9/2025).Dia menjelaskan, sebagian besar wilayah di Kabupaten  merupakan daerah rawan bencana, baik tanah longsor maupun banjir. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan camat agar tetap siaga menghadapi potensi bencana. “Dari hasil pemetaan, daerah rawan bencana tanah longsor di Lebak terdapat 14 kecamatan. Sementara daerah rawan banjir terdapat 16 kecamatan,” ujarnya.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.